Adams Blog

take a look

Archive for the ‘cinta’ Category

Samakah?

Hari ini ngantor lebih pagi. Saat masuk parkiran tadi tak liat jam masih menunjukkan pukul 07.41. Ini sebuah rekor tersendiri. Biasanya nyampe kantor antara jam 8-9. Bahkan tak jarang juga hampir jam 10-an atau lebih. Yah sekali-kali bolehlah mengenang masa lalu, saat masih di kantor lama. Datang pagi karena dipaksa oleh ceklok. Kalau sekarang gak ada ceklok, cuman tanggung jawab tetap harus ada.

Naik ke lantai atas, buka pintu, nyalain modem dan router. Beginilah tugas rutin kalo datang lebih pagi dari yang lain. Nyalain laptop. Nyalain dispenser. Sambil nunggu air matang untuk bikin kopi, tak sempetin baca-baca koran dulu. Sebenarnya tadi pagi di kost udah baca, cuman belum tuntas.

Nah ada headline yang menarik di Jawa Pos. Berita mengenai tabrakan kereta api di Amerika yang menewaskan beberapa orang dan melukai banyak orang lainnya. Penyebabnya masih dalam tahap penyelidikan. Namun diduga karena kereta yang menabrak melaju terlalu cepat. Sedangkan yang ditabrak sendang berhenti untuk menunggu instruksi selanjutnya. Berita selengkapnya mungkin bisa dibaca disini.

Menurut pejabat terkait, sebenarnya kereta api yang menabrak itu udah berusia tua, dan seharusnya udah dipensiunkan. Kata operatornya, bila kereta udah jalan, sering kesulitan untuk menghentikannya. Lah…. Jadi ingat sistem perkereta apian di Indonesia. Walau udah tua, tetap aja dipakai. Kalau di Amerika yang sistemnya udah canggih gitu masih kecolongan, bagaimana dengan Indonesia??

  • 5 Comments
  • Filed under: cinta
  • Saat-saat

    Luv u Mum… Dear…

    Semoga Allah selalu memberkahi keluarga kita.

  • 3 Comments
  • Filed under: cinta
  • Teruntuk Sosok Itu…

    Wanita itu ibarat sebuah warna. Tanpa cahaya dia takkan terlihat. Dan seharusnya, prialah yang menjadi cahaya itu.

    :mrgreen: kata-kataku bener gak yah??? kok jadi bingung sendiri. Beginilah kalau orang bingung pengen merangkai kata-kata dalam rangka hari Ibu Kartini. Akhirnya hanya tulisan itu yang terpikir.  Temen-temen blogger hari ini banyak yang nulis tema Ibu Kartini. Jadinya gue ngikut deh.

    Tapi yang pasti, sosok wanita hebatlah yang bikin pria menjadi berarti. Surga di telapak kaki ibu. Dan dimana-mana yang dinamakan Ibu adalah seorang wanita.  So marilah kita jaga mulut kita dengan berkata-kata yang baik kepada Ibu.

    Jadi inget tulisan Probo Jatmiko Juragan Biofir, yang tak sadur dari FB kakakku. Tulisannya manis dan lembut. Coba simak deh…

    4 RAHASIA PEMBUKA GERBANG RIZQI

    Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

    Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.

    Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.

    Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan “tidur”. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.

    Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, “Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?”

    Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.

    “Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,” begitu beliau memulai penjelasannya.

    RAHASIA PERTAMA

    “Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).
    (more…)

  • 13 Comments
  • Filed under: cinta
  • Kini

  • 4 Comments
  • Filed under: cinta
  • Butiran Yang Jatuh

    Guys… I’m back.. lama juga gak tak sambangi ini blog. Kesannya malah tak cuekin. Maklum hari-hari padat dengan kegiatan yang menyita benak, hingga jadi males tuk nulis. Apalagi blog walking. Meski begitu, aku tak bisa begitu aja melarikan diri dari blog ini. Lebaiii….

    Kali ini sebuah ilusi mempermainkan aku. Semakin aku terjebak ke dalam pusarannya. Hingga tak mampu lepas dari jeratan-jeratan sebuah idiom yang memberiku kepastian.

    Diantara butiran-butiran waktu yang jatuh, ada sepercik yang bening. Itulah mengapa kujaga butiran itu, biar tak mengering. Tertiup asa berlebihan.

    Jadi intinya sodara-sodara… Kenangan itu tak harus dilupakan. Seberapa pun menyakitkan.

    Salam manis

  • 4 Comments
  • Filed under: cinta