take a look
27 Aug
Senja masih lama. Hari masih tersinari cahaya matahari sore. Suasana kantor pun adem ayem. hanya terdengar beberapa suara gak penting.
Mungkin lagi pada sibuk di meja masing-masing.
Mata ini pun agak sepet, setelah seharian bergumul dengan croping mengcroping. Yah saat ini lagi disibukkan bikin manual help sebuah aplikasi. Sekarang temen-temen yang lain lagi berjuang di seberang pulau untuk implementasi aplikasi di sebuah instansi pemerintahan yang baru aja kita menangkan tendernya. Mudah-mudahan selalu diberi kekuatan bro! Jauh dari keluarga, jauh dari rumah. Begitulah sebuah resiko pekerjaan.
Aku dulu juga pernah harus jauh dari keluarga. Dalam artian dipisahkan lautan dan pulau dalam waktu yang lama. Kalau dulu enjoy aja, soale masih belum berkeluarga. Masih free agent. Namun sekarang, saat dah berkeluarga, rasanya ada yang lain. Serasa ada magnet yang menarik-narik
.
Pengennya suatu saat punya usaha sendiri,di rumah sendiri. Bisa selalu kumpul bareng keluarga. Sepertinya lebih indah dan bermakna bila hidup ini selalu dilewati dengan kebersamaan. Bisa menikmati keindahan alam kapanpun. Mungkin itu yang tujuan dari istilah “passive income”. Kebebasan financial. Kayaknya enak yah punya kebebasan financial. Apalagi kebebasan financial dibarengi ketakwaan menyeluruh.
Huh… memang hidup itu harus ikhlas, bersabar, berusaha & istiqamah. Penuh perjuangan. Bukan simsalabim.
One Response for "Impian Senja"
iyah stuja dam
pen9enna ju9a b9itu,smo9a sajah amienn
Leave a reply